Press ESC to close

Belajar Fullstack Digital Marketing di Belajarlagi

Kalau ditanya apa salah satu investasi terbaikku saat ini, aku akan jawab ikut Bootcamp Fullstack Digital Marketing Belajarlagi! Mungkin, di benak banyak orang ikut kursus kayak gitu cuma dapet ilmu aja. Nyatanya, aku bisa dapet lebih banyak dari sekadar ilmu di Belajarlagi.

Awalnya Tahu Darimana, Sih?

Tentu saja dari Twitter! FYI, Belajarlagi ini diinisasi oleh @MFaizGhifari, selebtwit yang fokus membahas tentang edukasi khususnya di bidang ed-tech dan pengembangan diri. Awalnya aku follow Kak Faiz karena tweet-nya sering seliweran di TL aku dan memang pembahasannya menarik juga bermanfaat (jadi recommended banget buat di-follow, ya, gaes).

Twit @MFaizGhifari membahas silabus Full Stack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi Cohort 2
Pengumuman Pendaftaran Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi Cohort 2 di akun Twitter @MFaizGhifari

Aku memang udah tahu kalau Kak Faiz pernah bikin kelas gratis seputar ed-tech, sayangnya aku belum pernah ikutan. Lalu, suatu hari aku baca tweet-nya Kak Faiz kalau mau buka Bootcamp Fullstack Digital Marketing Cohort 2 (waktu itu belum ada namanya Belajarlagi). Aku yang saat itu belum lama buka bisnis kecil-kecilan, tentu saja sangat tertarik, dong. Karena aku pikir, ilmu digital marketing penting banget buat ngembangin bisnis.

Jujur, saat itu keuanganku menipis. Tapi, karena harganya sangat terjangkau untuk kelas selama sebulan (saat itu sekitar bulan Agustus 2021 harganya masih sekitar Rp500ribuan dengan durasi kelas 4x/minggu selama satu bulan), jadi aku meyakinkan diri untuk ikutan. Aku juga punya prinsip kalau ilmu tidak akan terbuang sia-sia. Langsung saja aku aktifkan lonceng akunnya kak Faiz supaya enggak ketinggalan pengumuman pendaftaran.

Degdegan Hunger Games!

Siapa sangka, ternyata yang pengin ikutan banyak! Aku harap-harap cemas banget takut enggak kebagian seat (makanya dinamakan Hunger Games, karena rebutan, pemirsa!). Meskipun sebenarnya bisa ikutan Cohort berikutnya, tapi lebih cepat lebih baik lah. πŸ˜‚

Menjelang pendaftaran dibuka, aku sudah standby mantengin twitnya kak Faiz. Setelah dibagikan tautan pendaftaran, langsung aja klik dan sat set beresin pembayaran. Tak lupa mengucapkan bismillah saat transfer duitnya.

Twit @MFaizGhifari membahas silabus Full Stack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi Cohort 2
Cepet banget sold-nya!

Selang beberapa menit kemudian, ada pemberitahuan bahwa aku sudah mendapatkan seat untuk mengikuti Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi. Waaaaah, aku excited banget! Akhirnya, aku belajar hal baru yang belum pernah aku rencanakan.

Perjalanan Belajar di Belajarlagi

Pertama kali gabung jadi student Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi itu di Slack. Asli, kagok banget karena aku belum pernah pake Slack sebelumnya. Tapi, tidak apa, aku pasti terbiasa!

Ssatu per satu kelas mulai berjalan. Kami belajar di Zoom secara live bersama para pemateri profesional yang bekerja di berbagai perusahaan start-up tech.

Buat aku yang benar-benar newbie banget, mengikuti kelas di Belajarlagi itu menambah wawasan banget! Atau kalau kata pemuda masa kini, ilmunya β€˜daging banget’. Selama mengikuti materi, aku enggak cuma jadi tahu apa yang belum aku ketahui, tapi juga memahaminya.

Penjelasan beberapa pemateri mudah dipahami, tapi tentu saja ada juga yang perlu disimak ulang atau harus dipraktikkan supaya paham, contohnya kelas teknis seperti Google Analytics. Di sini lah tantangannya, karena tentu saja tidak semua bisa berjalan mulus, sodara-sodara. Namun, pada intinya, di mana ada kemauan di situ ada jalan supaya ngerti! πŸ”₯

Eits, enggak cuma ikut kelas aja. Setelah kelas, kami-kami para students diberikan β€˜oleh-oleh’ oleh pemateri, yaitu assignment brief alias tugas individu, hahaha! Jangan jadikan tugas sebagai beban, tapi jadikanlah sebagai tantangan! Meskipun, jujur sebenarnya aku enggak semua tugas paham, sih. Salah satu keseruan waktu itu, menjelang deadline di halaman submit tugas rame banget users yang hadir. Jadi, aku tidak merasa sendiri karena ternyata banyak juga yang berpusing-pusing ria submit tugas. πŸ˜†

Baca Juga  Ulasan Sesi Mentoring di ADPList
Landing Page tugas FSDM Bootcamp Belajarlagi
Salah satu tugas bikin Landing Page

Oh, tentu saja kami para students saling berinteraksi, baik di Slack maupun WA. Kami para students dibagi secara kelompok untuk belajar bareng dan mengerjakan tugas akhir Bootcamp, yaitu Capstone Project. Sebelum kita bahas ke Capstone Project, aku mau ngasih tahu kalau teman-teman seangkatanku ini, baik yang sekelompok maupun kelompok lain, orang-orangnya seru!

Slack tuh sering rame. Ada yang ngobrol random ngobrolin hal-hal di luar Bootcamp, ada juga yang sering share meme, terutama meme yang pusing-pusing ria karena dinamika kehidupan para siswa yang bingung belajar, hahaha! Asik banget pokoknya dapat teman baru.

Menjelang akhir Bootcamp, kami semua diberi tugas akhir, yaitu yang aku bilang tadi, Capstone Project. Jadi, setiap kelompok itu akan meng-handle UMKM beneran untuk dikelola pemasaran digitalnya. Ceritanya kita jadi digital agency gitu, deh. Kelompok aku memegang UMKM dengan produk makanan.

Selama proses bikin Capstone Project ini cukup pusing dan menyenangkan! Soalnya dikerjain rame-rame, kan. Kita bagi-bagi jobdesc. Aku jadi tim Creative sekaligus ketua project-nya (soalnya enggak ada yang mau haha). Syukur banget owner UMKM yang kami urus ini sangat welcome dan friendly. Kelompok kami sangat terbantu!

Setelah Capstone Project selesai dan tiba saatnya mengakhiri Bootcamp, kami menghadiri sesi Live Zoom terakhir, yaitu Graduation! Yay! Konsepnya ini menarik banget. Iya, kami wisuda dan jadi alumni. πŸŽ“

Sebenarnya di Graduation itu kami enggak langsung wisuda gitu aja. Ada pengumuman Best Capstone Project. Bagi kelompok yang terpilih harus mempresentasikan hasil tugasnya. Siapa sangka kelompokku terpilih jadi salah satu Capstone Project terbaik? Wow!

Enggak expect banget, sih, karena ku akui persiapan Capstone Project masih kurang optimal. Apalagi setelah presentasi, ternyata kelompok lain bagus-bagus. Tapi, tak mengapa. Aku bangga dengan hasil tugas teman-teman kelompok dan tentunya kerjasama kelompok kami sendiri. Kita keren banget ternyata, guys.

Presentasi Capstone Project FSDM oleh Nabil
Presentasi Capstone Project Kelompokku oleh Nabil

Tiba saatnya di penghujung acara Graduation. Agak sedih, sih, karena harus berpisah dan minggu depan udah enggak ada kelas lagi yang mengisi hari-hariku selama satu bulan ke belakang. Sedih sekaligus bangga banget, akhirnya bisa menyelesaikan Bootcamp dengan baik dan tentu saja punya akses buat lihat ulang rekaman video kelas kalau-kalau butuh menyerap ilmunya lagi. Lifetime access, bestie!

Terus, Dapet Apa Aja?

Beuh, banyak banget! Coba aku breakdown, yaah, apa aja yang aku dapatkan dari Bootcamp Belajarlagi, khususnya Fullstack Digital Marketing. Tentunya dari kacamata newbie sepertiku.

πŸ“š Ilmunya daging! Pokoknya kenyang banget, deh. Pengetahuan dan insight yang didapetin tuh sangat sangat sepadan dengan uang yang aku bayarkan. Bahkan terlalu worth it! Bayangin aja aku yang engga tahu apa itu brand, akhirnya aku jadi bisa menganalisa bisnisku sendiri dan aku jadi lebih mengenal bisnisku. Belum lagi ilmu berguna lainnya seperti FB Ads, Google Analytics, dan masih banyak lagi. Setelah mengikuti Bootcamp Belajarlagi, aku merasa keren. 😎

πŸ—ƒ Portofolio. Wah, ini sih penting banget. Apalagi buat yang sedang mencari pekerjaan. Portofolio yang didapat banyak banget, mulai dari tugas-tugas kelas yang sudah dikerjakan sampai Capstone Project. Bangga banget pokoknya kalau menilik tugas-tugas itu, karena ternyata aku berhasil melalui masa-masa mumet.

Baca Juga  Review: Canon FD 50mm f1.4 S.S.C, Lensa Manula Bokeh Asyik

πŸ“œ Sertifikat. Tentu saja ini tak kalah pentingnya dengan portofolio untuk mencari kerja. Sertifikat ini akan menjadi bukti bahwa kamu memang sudah belajar tentang Digital Marketing hingga komitmen yang kuat mengikuti kelasnya sampai tuntas.

πŸ›  Bisa pakai banyak tools Digital Marketing dan komunitas. Selain Slack, aku juga jadi kenal dengan Notion. Tools yang powerful banget buat menyimpan banyak hal! Pokoknya Notion itu jadi kitab sucinya Belajarlagi. Semuanya ada di Notion! Selain dua itu, aku jadi ngerti cara menggunakan Business Facebook buat memasang ads, FB Business Library buat nyaritau iklan kompetitor apa aja yang lagi dijalankan, analisa.io tools gratis yang bisa ngecek insight IG kompetitor atau lainnya, terbiasa menggunakan Google Docs/Spreadsheet/Slide, wah banyak banget, aku jadi merasa canggih. 😎

πŸ”— Koneksi, sudah pasti! Aku jadi punya banyak kenalan baru yang berasal dari berbagai macam latar belakang, baik secara personality maupun karir. Bahkan sampai sekarang aku masih berteman baik dengan beberapa orang dari kelompokku. Selain itu, karena sistem Belajarlagi ini adalah komunitas, jadi yang sudah lulus enggak lepas gitu aja. Kami disebut sebagai alumni dan dikumpulkan di satu tempat, yaitu community. Kami masih bisa berinteraksi di sana, mulai dari hal receh sampai tanya jawab serius soal digital marketing.

πŸ‘¨β€πŸŽ“πŸ‘©β€πŸŽ“ Alumni. Lanjut soal jadi alumni, selain masih bisa berinteraksi dengan yang lain, kami juga dapet kelas gratis yang cuma dapat diakses oleh alumni, lho! Apalagi kelasnya ini enggak kalah β€˜daging’ dengan kelas Bootcamp. Meskipun sudah lulus, kami para alumni tetap terus diajak belajar lagi di Belajarlagi.

πŸ’Ό Kesempatan berkarir di Belajarlagi. Hingga saat ini, Belajarlagi terus tumbuh dan semakin besar, yang tentu saja membutuhkan orang-orang di balik layar untuk berkembang. Menariknya, Belajarlagi memprioritaskan para alumni untuk menjadi bagian dari Belajarlagi sebagai employee. Aku adalah salah satunya dan memang seru banget menjadi bagian dari Belajarlagi (mungkin akan aku ceritakan di postingan lain).

πŸͺ Membantu UMKM. Bagiku, bisa membantu UMKM mengembangkan usahanya di saat aku masih belajar itu jadi suatu hal yang menyenangkan karena aku merasa berguna banget, hahaha. Apalagi, kalau ternyata apa yang aku dan kelompokku buat bikin owner-nya senang dan merasa terbantu. Wah, ada perasaan bangga, senang, dan puas! (FYI, aku juga pernah ikutan jadi UMKM partner, mungkin akan aku ceritakan juga di postingan lain. Banyak bener ya pengalaman di Belajarlagi, haha!).

🧧 KUDA, kuis dadakan! Jadi, di setiap kelas tuh pasti selalu ada sesi kuis, yang mana kalau bisa dan berani jawab bakalan dapat hadiah. Ada juga sesi Kahoot di awal kelas semacam kuis juga. Hadiahnya berupa saldo e-wallet Gopay atau OVO gitu. Lumayan buat jajan atau ngumpulin cashback. Seru banget!

🌻 Positive vibes yang bikin jadi semangat belajar selama Bootcamp. Meskipun terkadang mumet, tapi karena banyak support dan energi positif dari teman-teman (salah satunya interaksi di chat Zoom saat kelas, suka ada obrolan random yang melepas stress), aku jadi merasa bahagia aja ikut Bootcamp Belajarlagi. Tidak ada kata menyesal. REVIEW JUJUR! ✌

Baca Juga  Peralatan Produktivitas untuk Si Pelupa

Btw, banyak juga, yaa! Menang banyak akutu ikut Bootcamp Belajarlagi. Seperti yang awal aku katakan, investasi terbaik!

Jadi…

Pada intinya, nih, sodara-sodari. Aku sebagai orang yang baru pertama kali dan pengin belajar digital marketing, sama sekali tidak menyesal ikut Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi. Bootcamp-nya benar-benar memperluas wawasanku tentang digital marketing, khususnya bagi aku yang adalah seorang small business owner.

Bagi aku yang sedang mengembangkan bisnis kecil-kecilan, ikut Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi adalah hal yang sangat bermanfaat. Aku jadi paham mengenai alur pemasaran digital. Bahkan, diajarkan dari bagaimana cara membangun sebuah brand hingga reporting hal teknis seperti Google Analytics. Komprehensif banget!

Aku jadi bisa menganalisa dan mengenal usahaku sendiri dengan mantap. Soalnya, aku jadi kenal fundamental digital marketing, seperti bauran pemasaran, market funnel, target market, audience persona, dan kawan-kawannya itu. Jujur, itu membantu banget untuk memfokuskan arah bisnisku. Jadi, enggak yang asal-asalan seperti sebelumnya.

Udah kenal dengan bisnis, selanjutnya mulai deh diajarin merencanakan pemasaran, eksekusi, hingga menyusun laporan pemasaran digital. Aku juga belajar tentang Customer Relationship Management, lho. Jadi, aku bisa tahu alur perjalanan customer-ku, yang ternyata ini penting banget! Aku jadi tahu apa yang harus aku lakukan supaya calon customer tahu toko dan produk yang aku jual, ketika ada customer pertama kali nge-chat aku nanya produk, kapan harus ngajakin customer buat beli produk, sampai apa yang harus aku lakukan supaya customer ku mau melakukan repeat order. Lengkap banget!

Kalau bisa disimpulkan, Fullstack Digital Marketing Bootcamp Belajarlagi ini paket lengkap buat kamu yang:

 

πŸ€·β€β™€οΈ Belum tahu apa-apa soal digital marketing dan pengin banget belajar;

πŸ€Ήβ€β™€οΈ Meningkatkan skill digital marketing, baik itu karena keinginan sendiri, menunjang karir, ataupun switch career;

πŸ‘¨β€πŸ’Ό Mengembangkan usaha, yang nantinya ilmu dari Bootcamap bisa diaplikasikan untuk pemasaran digital usaha kamu;

🀝 Memperluas koneksi, alumninya dari berbagai macam company, cuy!;

πŸ€“ Siapa saja yang senang belajar, karena tidak ada ilmu yang sia-sia πŸ™‚

 

Bagaimana, menarik bukan? FYI, sekarang alumni Belajarlagi sudah ratusan! Fullstack Digital Marketing Bootcamp-nya sudah sampai Cohort-8 alias sudah 8 angkatan! Aku yang alumni Cohort-2 merasa bangkotan, wkwk.

Ditambah lagi, sekarang Belajarlagi punya Bootcamp lain, yaitu Social Media Organic Specialization (cocok banget buat kamu yang sering berkutat dengan media sosial), SEO Specialization (waini cucok untuk para blogger maupun buat yang berkarir di bidang SEO), dan ada juga Project Management (yang ngajar @vicarioreinaldo, cuy! asik banget). Tinggal pilih, deh, kamu minatnya mau belajar yang mana.

Oh iya, sebelum menutup postingan ini, ada satu hal yang bikin aku iri sama Cohort sekarang, materinya lebih daging. Memang, sih, harganya sudah lebih mahal dari yang aku ikutan dulu. Tapi, memang sepadan dengan materinya. Soalnya, Cohort 2 dulu materinya enggak sebanyak dan sedaging Cohort sekarang. Iri banget! Dahla… Makin seru aja ini Bootcamp-nya.

Kalau penasaran dengan Belajarlagi dan Bootcamp-nya, pantengin terus Twitter @belajarlagiHQ dan kepala sekolahnya @MFaizGhifari. Semua info terbaru tentang Bootcamp Belajarlagi pertama kali diposting di Twitter, bestie.

Semoga postinganku ini berguna buat kamu yang sedang gundah gulana ingin ikut kursus online terutama digital marketing, ya! Siapa tahu kita jadi sama-sama alumni Belajarlagi. πŸ‘‹

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *