Press ESC to close

Game Review: Final Fantasy 1 Pixel Remaster

Bermain Final Fantasy dari seri pertama menjadi salah satu goal bermainku di tahun 2023 ini. Aku pun memulainya dari Final Fantasy 1 Pixel Remaster. Ternyata, seri pertama Final Fantasy ini jalan cerita dan permainannya enggak kalah seru dengan seri terbarunya.

Perhatian! Sebelum lanjut membaca, tulisan ini mengandung spoiler 🫣

Sebenarnya, Final Fantasy 1 Pixel Remaster adalah polesan dari permainan originalnya, yaitu Final Fantasy (atau Final Fantasy 1). Kalau versi originalnya rilis pada tahun 1987, sementara itu versi Pixel Remaster-nya belum lama rilis yakni pada tahun 2021 di Steam. Sedangkan untuk di console game seperti PS dan Nintendo Switch baru akan rilis di tahun 2023 ini.

Banyak yang bilang kalau ada beberapa perbedaan antara Final Fantasy original dengan Final Fantasy 1 Pixel Remaster. Meskipun begitu, pengabdi Final Fantasy tetap antusias untuk memainkannya. Terutama untuk aku yang belum pernah main Final Fantasy versi awal-awal. 😢

Final Fantasy I Pixel Remaster
Final Fantasy 1 Pixel Remaster

Aku senang ketika tahu seri klasik Final Fantasy dirilis kembali dalam bentuk Remaster. Apalagi di zaman sekarang untuk beli gim digital lebih mudah tinggal top up dan beli. Aku beli gim Final Fantasy 1 Pixel Remaster di Steam dengan harga terjangkau. Bangga sekali aku tu akhirnya bisa beli gim secara resmi tidak membajak. 🥹

Sinopsis

And so their journey began. The four Warriors of Light felt overwhelmed by the great task destiny had placed upon them. They did not know the true significance of the four crystals they held in their hands… The crystal that once, long ago, shone with a light so brilliant. The time for their journey had come. The time to cast off the veil of darkness and bring the world once more into the light…

— Opening scene

Singkat cerita, Final Fantasy 1 Pixel Remaster (atau Final Fantasy original) berkisah tentang 4 pahlawan yang disebut sebagai Warriors of Light. Masing-masing pahlawan tersebut memegang 4 kristal (elemen Api, Air, Tanah/Bumi, dan Angin) yang telah digelapkan oleh 4 monster atau iblis elemental.

Keempat Warrior of Light ini kemudian beraksi untuk mengalahkan kekuatan jahat dari monster-monster tersebut, mengembalikan cahaya kristal, dan menyelamatkan dunia dari Garland, penguasa kekacauan dunia.

Baca Juga  Review Steelseries Arctis Nova 1, Gaming Headphone Multiguna

Game Review

Klasik memang cerita tentang pahlawan yang menyelamatkan dunia. Tipikal Final Fantasy banget hahaha. Tapi, aku enjoy memainkan gim ini. Berikut ulasan dariku!

Gameplay yang Singkat

Aku memainkan Final Fantasy 1 Pixel Remaster mulai dari awal hingga tamat tidak membutuhkan waktu yang lama. Kurang lebih sekitar 13 jam aja menyelesaikan gim ini. Bukan karena terlalu gampang, tapi memang jalan ceritanya yang singkat dan tidak begitu banyak lokasi yang dapat dieksplor.

Selain itu, sepengetahuanku saat bermain tidak menemukan adanya side quest. Meskipun begitu, ada beberapa hidden items atau hidden places yang bisa dicari (atau bahkan enggak sengaja ketemu).

Sebenarnya, sih, enggak tersembunyi-tersembunyi amat dan mudah sekali ditemukan. Hanya membutuhkan ketelitian saat melihat peta. Pokoknya rajin-rajin geser peta dan jangan terpaku dengan sorotan default aja.

Meskipun gameplay-nya singkat, tapi aku tetap enjoy memainkannya. Mungkin, karena ceritanya juga to the point, yaitu mencari 4 kristal. 😃

Karakter Belum Punya Nama Default

Baru main sudah dibuat bingung memberi nama karakternya. Biasanya saat bermain Final Fantasy, tiap karakter sudah punya nama masing-masing. Tapi, tidak untuk Final Fantasy 1 Pixel Remaster.

Akhirnya, di permainanku aku memberi nama karakter utama (Knight) yaitu Claude. Tentu saja terinspirasi dari Cloud, tapi ingin memberikan kesan yang berbeda. Sedangkan karakter Ninja, ku beri nama Cid. Alasannya, Cid sudah sangat terkenal di Final Fantasy, jadi langsung terbesit aja di pikiranku memberi nama Cid. Hampir setiap seri pasti ada karakter bernama Cid.

Memberi nama karakter di Final Fantasy I Pixel Remaster
Memberi nama karakter di Final Fantasy I Pixel Remaster

Selanjutnya untuk White Mage aku beri nama Luna, terinspirasi dari Lunafreya di Final Fantasy XV. Lalu, Black Mage sudah pasti aku kasih nama Vivi. Karena, ya tidak lain tidak bukan karakternya Vivi banget.

Ternyata, salah satu karakter yang aku beri nama Cid itu sudah ada di Final Fantasy 1, lho. Jadi, di salah satu kota ada NPC yang menyebutkan nama Cid, seorang yang membuat pesawat. Aku jadi tahu kalau Cid ini sudah ada sejak Final Fantasy pertama!

Background Music-nya Mood Banget!

Hal yang paling aku sukai dari Final Fantasy 1 Pixel Remaster adalah background music (BGM)-nya! Bagus banget. Sepanjang permainan dibikin semangat dengerin BGM, bahkan rasanya pengin ikutan joged karena se-mood itu!

BGM favorit aku saat perjalanan, sih. Mana itu BGM juga diputar di trailer, jadi memberikan kesan yang ‘wah’. Soalnya saat aku menonton trailer Final Fantasy Pixel Remaster dan mendengarkan BGM-nya jadi bersemangat.

Baca Juga  Nobuo Uematsu, Komposer Legendaris Final Fantasy

Main Theme Final Fantasy versi Klasik

Selain itu, BGM saat berada di dalam gua, dungeon, atau kastil pun enggak yang suram banget. Kalau ditanya BGM saat pertarungan mana yang paling enak didengar, bagiku saat pertarungan melawan final boss. Ada genre rock-nya gitu.

Pokoknya BGM di Final Fantasy 1 Pixel Remaster sangat menyenangkan dan enak didengar!

Belum Ada Summon dan Chocobo

Meskipun musuh utama cukup beranekaragam dan bahkan ada musuh langganan yang selalu ada di seri Final Fantasy lainnya, sayangnya belum ada Summon yang membantu kita untuk melawan musuh.

Semacam ada yang kurang bermain gim Final Fantasy tanpa Summon, tuh. Tapi, ya, wajar aja karena ini kan Final Fantasy pertama. Jadi, mungkin memang belum ada pengembangan Summon.

Begitupula dengan Chocobo, hewan unggas berwarna kuning yang menggemaskan dan lekat dengan Final Fantasy juga belum ada di Final Fantasy 1 Pixel Remaster. Aku jadi penasaran, kira-kira Chocobo muncul sejak Final Fantasy berapa, ya?🐤

Baca Juga: Game Review: CRISIS CORE –FINAL FANTASY VII– REUNION

Kapal Laut 🚢, Kano 🛶, Kapal Terbang 🛩️

Final Fantasy 1 Pixel Remaster memiliki kawasan peta yang cukup luas. Untuk gim jadul, ini keren banget bagiku karena tentu saja ada beberapa tempat yang bisa dieksplor. Gim dengan konsep open world seperti ini, sudah pasti ada transportasi yang disediakan untuk eksplorasi.

Chocobo adalah salah satu transportasi yang umumnya bisa ditunggangi untuk berjalan-jalan di Final Fantasy, sayangnya seperti yang aku bilang tadi kalau di gim ini belum ada Chocobo. Tapi, jangan khawatir! Meskipun enggak ada Chocobo, kita tetap bisa bereksplorasi jarak jauh dengan menggunakan kapal laut, kano, dan juga kapal terbang.

Apa bedanya kapal dengan kano? Kan, sama-sama transportasi air?

Naik Kano di Final Fantasy I Pixel Remaster
Naik Kano di Final Fantasy I Pixel Remaster

Tentu beda, karena medan perairannya berupa laut dan sungai. Kalau kapal bisa digunakan di laut, sementara kano untuk di sungai atau perairan sempit dengan ciri air berwarna biru tua. Kano ini penting banget didapatkan karena akan diperlukan untuk misi utama.

Kekurangan dari kedua transportasi ini adalah kita masih akan sering bertemu dengan musuh di perjalanan dan tidak bisa melewati pegunungan.

Kalau ingin jalan-jalan ke lokasi lain dengan bebas, cepat, dan tanpa bertemu musuh, naik kapal terbang aja! Saat mid-late game, kamu akan mendapatkan pesawat yang sangat berguna untuk melewati area pegunungan yang tidak bisa dilewati dengan berjalan kaki. Plus, animasinya bagus! Udah gitu, tampilannya macam flat earth~

Kapal Terbang di Final Fantasy I Pixel Remaster
Kapal Terbang di Final Fantasy I Pixel Remaster

Kurang Suka…

Early game yang cukup menantang membuatku agak kelimpungan saat awal memainkan gim. Gimana enggak, baru aja eksplorasi sudah kena ambushed oleh rombongan reog! Lanjut, ada karakter yang modar, tapi harga phoenix down masih mahal bagiku yang miskin gil ini. 💸

Baca Juga  [Part 2] Game Review: Final Fantasy XV, Dunia Cerita dan Lainnya
Ambushed by enemies in Final Fantasy I Pixel Remaster
Dikepung Musuh di Final Fantasy 1 Pixel Remaster

Nah, kekurangan yang menyebalkan adalah tidak ada tanda di bangunan gereja yang menunjukkan kalau di lokasi itu bisa membangkitkan karakter yang modar (revive). Karena awalnya aku enggak tahu, jadilah aku grinding demi mengumpulkan pundi-pundi gil untuk membeli phoenix down yang mahal itu! 😭

Tapi, tenang. Meskipun early game cukup tricky, kalau sudah masuk ke mid game, perjalanan akan menjadi mudah, kok!

Aku juga kurang puas dengan ketersediaan equipments yang difokuskan untuk karakter utamanya. Karakter lain, khususnya wizards, tidak mendapatkan equipments yang lebih beragam. Mungkin bisa dihitung jari equipments yang tersedia untuk para wizards.

Equipment untuk Black Wizard di Final Fantasy I Pixel Remaster
Equipment untuk Black Wizard di Final Fantasy I Pixel Remaster

Selain itu, sepertinya deskripsi equipments kurang lengkap karena hanya memberi info plus status-nya aja. Padahal, kalau dibaca dari nama equipments-nya itu sendiri, harusnya ada informasi tambahan seperti ability khusus.

Misalnya, flame sword yang mengeluarkan efek api, tapi sayangnya tidak disertakan dalam deskripsi equipment tersebut. Yah, mungkin karena memang efeknya enggak terasa kali, ya. Sebab saat melawan musuh elemen api, saat diserang menggunakan flame sword tetap memberikan damage yang sakit. Padahal seharusnya, musuh tersebut bisa menyerap (absorb) serangan dan menjadikannya sebagai HP tambahan karena memiliki elemen yang sama.

Aku juga bingung dengan status magic karakter utama (Knight). Entah akunya yang enggak nemu magic yang tepat untuk Knight atau gimana, sampai akhir aku memainkan gim Final Fantasy 1 Pixel Remaster tetap enggak bisa menggunakan magic dari Knight. Enggak nemu penjual magic yang cocok buat Knight.

Baca Juga: Final Fantasy, Game Terfavorit Sepanjang Masa

Score

Final Fantasy 1 Pixel Remaster ini aku memberikan skor 8/10! 🎉

Permainan singkat yang sangat enjoyable, BGM yang enak didengar, storytelling yang mengagumkan, dan open world yang menyenangkan! Memainkan Final Fantasy 1 Pixel Remaster jadi menambah pengetahuanku tentang dunia Final Fantasy, khususnya karakter-karakter yang sudah ada sejak seri pertama.

Cuplikan aku bermain gim Final Fantasy 1 Pixel Remaster

Let’s go lanjut ke Final Fantasy II Pixel Remaster~!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *