Press ESC to close

Review – Buku dari Bookish Couple: You Do You karya Fellexandro Ruby

Akhir tahun lalu aku memenangkan giveaway buku dari Bookish Couple. Buku yang aku pilih adalah non-fiksi berjudul You Do You. Buku self-improvement ini merupakan salah satu buku best seller yang banyak direkomendasikan oleh para pembaca. Berikut review buku dari Bookish Couple: You Do You karya Fellexandro Ruby.

Menang Giveaway Buku dari Bookish Couple

Sebelum aku mengulas buku You Do You karya Fellexandro Ruby, aku ingin bercerita gimana aku bisa mendapatkan buku tersebut secara ‘gratis’. Sebenarnya sebelum aku mengikuti giveaway, aku sudah berminggu-minggu memasukkan buku You Do You ke dalam keranjang marketplace. Menanti promo diskon. Sayangnya pada saat ada promo diskon, aku sedang ada kebutuhan lain sehingga aku putuskan untuk nanti aja belinya. 🥺

Kemudian pada suatu malam di pertengahan bulan Desember, ada pengumuman di grup WA hore tempat aku bekerja. Hasyemi, salah satu pasangan Bookish Couple, mengirimkan pesan berisi sayembara berhadiah buku dari Bookish Couple. Hadiah bukunya sudah ditentukan oleh Bookish Couple (ada 2 buku dengan tema Fiksi dan Non-Fiksi) dan syaratnya cukup mudah, yaitu menuliskan alasan kenapa ingin membaca salah satu buku tersebut.

Aku penasaran dan ku buka tautan yang tertera. Salah satu buku yang jadi hadiah adalah buku You Do You karya Fellexandro Ruby. Wah, mataku berbinar-binar karena sudah lama sekali aku ingin buku ini. Tentu saja aku nggak mau melewatkan kesempatan ini dan aku ikut berpartisipasi mengisi formulir.

Tak disangka, aku berhasil mendapatkan giveaway buku You Do You dari Bookish Couple! ✨

Catatan dari Bookish Couple dan Buku You Do You
Catatan dari Bookish Couple dan Buku You Do You

Rasanya senang sekali ketika membuka paket dari Bookish Couple! Aku semakin terharu karena juga mendapatkan secarik kertas berisi pesan singkat dari Bookish Couple. Bagian yang membuatku terharu adalah Bookish Couple tidak memaksaku untuk menyelesaikan buku ini meskipun buku ini adalah pemberian dari mereka. Karena yang paling penting, aku merasa enjoy membacanya.

Tapi, tentu saja buku ini aku baca sampai habis karena aku benar-benar enjoy membaca buku You Do You, dan yang membuat semakin spesial adalah buku ini pemberian atau hadiah dari Bookish Couple. 😊

Review: Secercah Semangat dari Buku You Do You

Alasan utamaku ingin sekali membaca buku You Do You tidak lain tidak bukan adalah ingin mencari semangat, terutama dalam berproduktivitas lagi. Mungkin terdengar sepele, tapi bagiku itu yang sedang aku butuhkan.

Baca Juga  Review: Canon FD 50mm f1.4 S.S.C, Lensa Manula Bokeh Asyik

Singkatnya, beberapa tahun terakhir aku sedang dalam kondisi yang kurang baik. Aku kehilangan semangat dalam melakukan hal apapun, termasuk untuk melakukan hobi yang aku sukai. Aku merasa saat itu aku benar-benar merasa terpuruk.

Lalu, pada tengah tahun lalu akhirnya aku menemukan sesuatu yang bikin aku pelan-pelan bangkit lagi. Meskipun belum sepenuhnya aku semangat produktif, namun aku merasakan perubahan yang cukup signifikan. Kembali mengurus tanaman dan membaca buku adalah bagian dari small wins-ku.

Suatu hari ada ulasan buku tentang You Do You lewat di timeline Twitter-ku (lagi-lagi pertemuan di Twitter lol). Menurut rekomendasi yang beredar, buku You Do You berisi tentang self-improvement paket lengkap untuk para Gen Z, mulai dari soal karir hingga finansial. Aku juga sedikit melihat isi bukunya dan cukup menarik karena banyak visualisasi di dalamnya.

Setelah aku berhasil memenangkan giveaway buku You Do You dari Bookish Couple dan membacanya, ternyata isinya sesuai dengan ekspektasiku. Aku menemukan secercah semangat dan menjadi lebih produktif hingga menghasilkan karya (blog ini) dari buku You Do You.

Gaya Bahasa: Berbicara dengan Teman yang Asyik

Selama membaca buku You Do You, aku berasa seperti sedang mengobrol dengan penulis karena gaya bahasanya begitu santai. Semacam sedang berbicara dengan teman yang berasal dari ibukota, karena menggunakan lo-gue dan beberapa kosakata dengan Bahasa Inggris. 😄

Aku merasa fresh membaca buku ini. Mungkin, karena sebelumnya aku baca buku terjemahan dengan gaya bahasa yang kaku, ya. Jadi, ketika aku baca buku You Do You, isi kepalaku menjadi lebih cespleng dan lega. Bacaannya pun lebih mudah dicerna.

Cuplikan Buku You Do You tentang Gaya Bahasa
Cuplikan Buku You Do You tentang Gaya Bahasa

Selain gaya bahasanya, tampilan isi bukunya juga sangat menarik. Tidak wordy karena ada bumbu visualisasi warna-warni yang membantu pembaca menemukan highlight dari tiap pembahasan. Enggak cuma garis dan coretan, tapi juga ada beberapa ilustrasi gambar yang menyenangkan.

Sebagai anak yang demen visual, aku menjadi semakin enjoy membaca buku You Do You. Suka banget!

Bisa Dibaca Acak

Berbeda seperti buku pada umumnya yang dibaca secara berurutan dari halaman pertama, buku You Do You bisa dibaca secara acak atau suka-suka si pembaca. Karena setiap pembahasan ditulis lepas dengan pembahasan berikutnya, meskipun masih saling berhubungan.

Bahkan, sang penulis sendiri, Fellexandro Ruby, yang bilang di halaman pengantar, kalau peraturan pertama baca buku You Do You adalah “feel free to start anywhere“.

Baca Juga  Rekomendasi dan Harga Steril Kucing Sleman
Cuplikan Buku You Do You tentang Visualisasi
Cuplikan Buku You Do You tentang Visualisasi

Jadi, kalau merasa urgent ingin membaca pembahasan tertentu atau lebih tertarik dengan satu bab, bisa banget lompat ke halaman tersebut. Dengan adanya rule ini, aku merasa bebas dan enggak terpaku membaca secara berurutan.

Yah, meskipun pada kenyataannya aku baca secara berurutan dari halaman pertama karena penasaran dengan seluruh isi bukunya.😂

Dari ‘Mencari Diri’ hingga Menemukan Prinsip

Aku suka dengan alur penulisan di buku You Do You. Berangkat dari membahas tentang diri sendiri, menghubungkannya dengan karir dan finansial, hingga akhirnya menemukan prinsip yang, mungkin, bisa diterapkan oleh pembaca.

Pada bagian pertama, yaitu “Bertemu dengan Diri Sendiri”, kita sebagai pembaca diajak untuk melakukan refleksi diri. Seperti, bagaimana mindset kita bekerja, gimana kita belajar dan berproduktivitas, hingga menilai diri kita sendiri. Jika kamu mencari jawabannya di buku ini, kamu nggak akan menemukannya. Buku You Do You hanya memberikan pembaca ‘jalan’ untuk menemukannya sendiri. Karena bagaimana pun juga, diri kita sendiri yang mengenal diri sendiri. 😅

Di bagian penghubung diri sendiri menuju karir akan disuguhkan dengan pembicaraan tentang Ikigai. Ini menarik sih, karena menurutku dengan Ikigai ini, aku seperti melihat banyak pintu yang terbuka di berbagai sisi. Aku seperti diajak untuk memetakan beberapa aspek dalam hidupku, terutama kesukaan dan keahlian, dan saling mengaitkannya.

Ada satu bagian di bab kedua ini yang sangat ngena ke aku dan aku terapkan hingga saat ini, yaitu Stories: Journey of Finding Ikigai. Berkat bacaan pada bagian ini, aku mulai menulis tentang game di blog-ku ini. Aku semakin meyakini banyak sekali hal yang bisa aku ulik dari kesukaanku bermain game. 😊

Cuplikan Buku You Do You tentang Ikigai
Cuplikan Buku You Do You tentang Ikigai

Selain soal karir, buku You Do You juga mengajak pembaca untuk aware dengan menabung. Di bagian Building Net Worth ini saat pembahasan awal-awal aku merasa can’t relate karena ngomongin pendapatan atau tabungan puluhan juta. Apalah aku yang masih terseok-seok ngumpulin pundi-pundi ini. 😭

Tapi, setelah dilanjutkan halamannya, penulis menceritakan perjalanan finansial beliau yang dimulai dari UMR Jakarta pada zamannya. Jadi, aku mulai relate karena merasa senasib seperjuangan. Setelahnya juga ia cerita gimana akhirnya mencari peluang pendapatan lain hingga pembaca diberikan beberapa opsi untuk meningkatkan penghasilan.

Terakhir tentang prinsip menjadi penutup yang cemerlang bagiku. Pada intinya, pembaca diharapkan bisa memiliki prinsip yang luwes, melihat dari dua sisi, dan aware dengan diri sendiri. Karena, ketika kita memiliki self-awareness yang tinggi, kita akan lebih bisa membuka mata dan menghubungkan titik-titik kehidupan atau berbagai aspek dan potensi yang kita miliki (connecting the dots).

Baca Juga  Kopilimo Cafe & Homestay, Penginapan Asri Pedesaan di Gunungkidul

Menemukan Kembali Diri Sendiri

Satu kalimat yang menggambarkan buku You Do You dariku adalah: menemukan kembali diri sendiri.

Insights yang aku temukan di buku You Do You berdampak signifikan untukku. Buku ini memang tidak sepenuhnya memberikan jawaban yang saklek. Melainkan, justru memberikan aku jalan untuk mengeksplorasi banyak hal dan aspek serta potensi yang aku miliki.

Salah satu contohnya, blog ini.

Aku sangat menyukai video game dan mengulik macam-macam. Aku juga suka menulis. Lantas, setelah membaca buku You Do You, aku mendapat pencerahan untuk menggabungkan kedua hal yang aku sukai ini. Selain aku bisa kembali menjalankan hobiku, aku juga bisa kembali menulis lagi. Bagiku, menulis adalah cara melegakan pikiran. Kalau kata banyak orang, healing. 😌

Bahkan, sejujurnya, tulisan ini adalah tulisan pertamaku mengulas buku! Aku belum pernah menulis ulasan buku sebelumnya. Jadi, harap maklum jika ada yang kurang memuaskan, yha. 🙏

Pokoknya, kesimpulannya, buku You Do You karya Fellexandro Ruby sangat bermanfaat. Memberikan banyak insight dan dampak positif yang signifikan buatku. Buku ini juga tipe buku yang akan aku baca-baca lagi kalau-kalau aku merasa buntu. Menurut pendapatku, buku ini sangat recommended untuk siapa saja yang masih mencari jalan untuk mengenal diri sendiri dan sedang membangun kehidupan, terutama yang berusia 20-30 tahunan.

Tentang Bookish Couple

Tak lupa aku ingin kembali berterima kasih kepada Bookish Couple yang memilih aku untuk mendapatkan buku You Do You karya Fellexandro Ruby. Bukunya sangat bermanfaat dan membantu aku untuk kembali membangun blogku ini lagi.

Buat teman-teman yang senang membaca buku, aku juga mau merekomendasikan kamu untuk mengikuti Bookish Couple di media sosial mereka. Kak Hestia, salah satu pasangan Bookish Couple, sering sekali membagikan informasi dan mengobrol soal buku, baik buku itu sendiri, akses membaca buku, promo buku, hingga giveaway!

Kak Hestia aktif berbagi di Instagram dan Twitter.

Instagram Hestia Bookish Couple
Instagram Kak Hestia, Bookish Couple

Saking cintanya dengan buku, Kak Hestia juga aktif mengajak para netizen untuk baca buku bareng di Taman Literasi, Jakarta. Menarik sekali untuk kamu yang suka baca buku sendirian, inilah saatnya untuk mencari teman baca bareng. ✨

Kak Hestia, Bookish Couple, Mengajak Baca Buku Bareng
Kak Hestia, Bookish Couple, Mengajak Baca Buku Bareng

Bookish Couple juga berbagi obrolan seputar buku di channel Youtube Podluck Podcast Collective. Bisa dicari dengan kata kunci “Bookish Couple” di Youtube. ✨

Sekali lagi terima kasih banyak atas kesempatan giveaway-nya, Bookish Couple! Semoga kalian selalu ceria menebarkan semangat membaca buku ke semua orang, ya! 💖📖

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *