Press ESC to close

Kaleidoskop 2022

Tak terasa sudah berganti tahun. Mungkin karena aku merasa perjalananku tahun 2022 cukup panjang, jadi membuatku sedikit lupa dengan waktu yang bergulir cepat.

Kata yang menggambarkan Kaleidoskop 2022 ku adalah titik balik. Banyak momen ku jadikan sebagai highlight, yang membuatku bangkit dan kembali melakukan aktivitas yang produktif. Bisa jadi, itu yang membuat kaleidoskop perjalanan 2022-ku panjang hingga lupa dengan waktu alias terlalu sibuk.

Kilas Balik

Seperti biasa dengan pergantian tahun aku akan kilas balik melalui kaleidoskop yang, tumben, panjang ini. Biasanya tulisan kaleidoskop yang ku buat singkat karena kebanyakan lupanya (hahaha). Tapi, di kaleidoskop kali ini aku berhasil mengorek momen yang aku alami sepanjang tahun kemarin. Jadi, berikut telusuran kilas balikku di tahun 2022.

Januari

Awal tahun aku disambut dengan honor pertamaku sebagai pekerja lepas sebuah proyek. Ini pertama kalinya aku diajakin seorang teman untuk membantu mengerjakan sebuah proyek, yaitu membuat semacam laporan pariwisata.

Saat mengerjakan proyek itu, aku seperti kembali merasa jadi anak kuliahan yang sedang bikin tugas, riset, dan menganalisa. Seru juga karena aku sembari me-refresh ilmu perkuliahan. Pengalaman yang menarik. Awal tahun yang produktif.

Februari

Kembali disibukkan dengan urusan berdagang. Selain aku membuat produk hampers di seswatu, saat itu aku juga ingin buka dagangan baru yang menjual barang-barang paketan atau kit. Sayangnya belum terlaksana, meski sebagian persiapan sudah aku eksekusi.

Ada selipan cerita kuliner juga di bulan ini. Akhirnya aku menemukan tempat sarapan dengan menu roti srikaya yang enak. Namanya Kopi Medan Haji Rawi di Jl. Palagan. Mungkin aku akan ceritakan ulasan singkat mengenai kedai ini 🙂

Roti Bakar Srikaya di atas piring putih dan di sebelahnya segelas teh tarik
Roti Bakar Srikaya dan Teh Tarik Kopi Medan Haji Rawi

Selain itu, aku juga bikin kue Pound Cake Matcha. Resepnya aku dapatkan dari buku  The Story in A Cup of Tea yang membahas tentang serba-serbi teh Indonesia hingga ada resep olahan teh.

Maret

Highlight bulan Maret-ku adalah ikut bootcamp Digital Marketing lagi; ketemu teman baru lagi dan mengerjakan final project lagi. Di bootcamp kali ini, aku mengajukan usaha keluarga temanku sebagai objek proyek akhir, yaitu Kopilimo.

Sebelum aku mengajukan Kopilimo, tentu aku berdiskusi dengan temanku dulu. Dia sangat menyambut baik dan akhirnya proyek tugas akhir ini bisa berjalan dengan lancar. Aku juga berkesempatan mampir ke Kopilimo untuk mengambil dokumentasi sekaligus bermain ke sana.

Akhir bulan, aku mudik ke Banyuwangi. Alasan utamanya karena Kakakku dan keluarganya mau mudik ke sana. Aku jadikan kesempatan untuk foto wisudaku. Sejak aku wisuda bulan Oktober lalu, aku belum punya foto wisuda.

Baca Juga  Catatan Personal: Proses Mengerjakan Bingkisan Lebaran 2023

April

Pertama kalinya aku konseling menggunakan BPJS di Puskesmas. Bulan ini kesehatan mentalku sedang tidak baik, jadi aku putuskan untuk konseling. Cukup oke konseling di Puskesmas, tidak perlu bayar karena ditanggung BPJS.

Baca Juga: Konseling Psikolog Menggunakan BPJS di Puskesmas

Menyambut Lebaran, seperti biasa aku menyibukkan diri membuat hampers untuk produk seswatu. Alhamdulillah dapat pesanan lumayan, termasuk temanku yang mempercayakan aku untuk bikin hampers lebaran.

Oh iya, di momen hampers ini aku juga mendapat pesanan custom dengan total senilai Rp 1 juta. Untuk ukuran hampers yang pernah aku garap, ini pertama kalinya dibayar segitu untuk hampers. Bebas mau isinya apa. Challenging juga ternyata. Syukur garapan hampers ini bisa diselesaikan dengan baik. Yay!

Mei

Merayakan lebaran di rumah orangtuaku di Banyuwangi. Selain merayakan momen lebaran, aku juga sempat bermain ke Wisata Alam Sendang Seruni karena diajak saudaraku. Lumayan seru juga sambil jalan-jalan. Soalnya jujur aku kalau mudik ke Banyuwangi, jarang eksplor tempat menarik sekitar.

Hal yang menyenangkan di bulan ini, aku diterima kerja di Belajarlagi! Akhirnya aku bekerja lagi. 🥹

Kabar baik lainnya, masku sidang sempro. Lega banget akhirnya berhasil sempro.

Selain itu, di bulan Mei aku juga bantu temanku membangun usahanya di Marketplace. Bahagia banget bisa menyalurkan pengetahuanku ke teman dan berdampak positif.

Juni

Menonton film yang paling aku tunggu-tunggu jadi highlight di bulan Juni. Filmnya ialah Everything Everywhere All at Once. Sudah lama sekali ingin nonton film ini, tapi bioskop di Indonesia baru meluncurkan di bulan ini.

Poster Everything Everywhere All at Once
Poster Everything Everywhere All at Once

Enggak sia-sia menanti lama, sebab filmnya seru. Aku suka banget. Filmnya mengusung tema multiverse, sehingga banyak scene berbeda di dalamnya yang bikin ramai. Setidaknya mengobati kekecewaanku dengan multiverse-nya Doctor Strange bulan lalu.

Juli

Uniqlo bekerjasama dengan Square Enix mengeluarkan artikel kaos Final Fantasy adalah kabar gembira terbaik di bulan (atau tahun) ini! Wah, senang banget akhirnya bisa juga aku memiliki merchandise Final Fantasy dengan harga yang terjangkau. Maklum, ya, merchandise Final Fantasy atau Square Enix harganya cukup sultan dan tidak mudah didapatkan. Jadi, mau terima kasih banget sama Uniqlo karena meriliskan kaos dan kartu Final Fantasy.

Agustus

Satu kata yang menggambarkan bulan Agustus adalah Omakase. Yes, di bulan ini aku merasakan pengalaman Omakase dua kali.

Omakase pertama dalam hidupku di Hakosuka. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp200ribu-an. Aku Omakase sendirian, enggak bersama teman. Tapi, saat di lokasi barengan dengan pelanggan lain.

Pengalaman merasakan Omakase di Hakosuka ini kurang begitu berkesan buatku. Alasannya karena ada pemberlakuan waktu dan mungkin karena barengan dengan orang lain, jadi pace menyantapnya beda yang berujung makannya buru-buru. Alhasil, perut seperti enggak dikasih napas dan kekenyangan banget sampai sakit perut.

Baca Juga  Audio Blog: Alasanku Suka Bermain Video Game

Nah, Omakase selanjutnya di Izakaya ini puas banget. Selain karena masakana dan pelayanannya yang sangat oke, aku juga enggak perlu bayar alias gratis. Jadi, aku bisa Omakase gratis di Izakaya hasil dari memenangkan giveaway ulang tahunnya Izakaya.

Baca juga: Pengalaman Omakase Terbaik di Izakaya Jogja

Momen lainnya, aku ikut acara penyerahan sertifikat Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang diadakan oleh Tokopedia bersama Kementrian Investasi/BKPM. Di sepanjang acara, aku duduk di depan panggung bersama rekan-rekan pemilik UMKM lainnya. Rasanya menyenangkan bisa berjumpa dengan teman baru yang keren karena mereka menggeluti dunia usaha. Jadi berasa ikut semangat berdagang~

September

Best highlight di bulan sekaligus tahun ini adalah akhirnya aku bisa bermain Final Fantasy VII Remake. OMG SO HAPPY! Penantianku selama 2 tahun 🥹

Kembali bertemu dengan Final Fantasy ini seperti jatuh cinta lagi. Maklum, Final Fantasy adalah gim favoritku. Jadi, selalu bahagia kalau bertemu dengan Final Fantasy.

Memegang kaset PS Final Fantasy VII Remake dengan latar belakang kaos Final Fantasy VII
Final Fantasy VII

Akhir bulan, aku dan Aci, temanku yang hobinya main ke Jogja, sleep over di hotel Greenhost sambil main bareng seharian. Kebetulan waktu itu sedang ada promo di Sushitei. Jadi malamnya nyushi bareng sama Aci. Menyenangkan karena bisa refreshing main bareng temen seharian.

Oktober

Setelah sekian lama aku tidak bermain kotor-kotor, akhirnya aku kembali berkebun. Rindu sekali karena sudah lama tidak berinteraksi dengan tanaman. Ada suatu hal yang membuat aku tidak bisa melakukan aktivitas yang aku sukai dengan mudah, jadi kembali berkebun adalah kemenangan kecil yang besar untukku.

Di bulan ini aku juga ikut kursus Bahasa Inggris! Super excitedAku ambil kursus di LIA Jogja. Kebetulan kelasnya hybrid, jadi aku memutuskan untuk mengambil kelas online.

Kabar kurang enaknya di bulan ini adalah aku kena Covid lagi untuk kedua kalinya. Kabar baiknya adalah sakitnya enggak separah waktu pertama kali kena Covid, hanya sakit kepalanya yang masih sama seperti dulu. Syukurnya bisa melewati Covid dan sembuh~

November

Bulan ini aku lebih banyak bertemu dengan teman-temanku.

Aku bertemu dengan Uda Tomi yang sudah lama banget tidak bersua. Uda Tomi adalah orang yang mengenalkanku dengan komunitas fotografi di Bandung beberapa tahun lalu. Sekaligus yang bikin aku bersemangat belajar fotografi karena mungkin karena aku dikelilingi oleh teman-teman yang hobi foto.

Kunjungan Uda Tomi ke Jogja juga bareng dengan Aci, kami memang sama-sama satu lingkaran pertemanan. Jadi, momen pertemuan ini digunakan untuk photobox. Terima kasih untuk Aci yang menginisiasi ide ini. Aku pun sudah lama enggak pernah photobox.

Foto bersama tiga teman dengan latar belakang tembok berwarna peach
Foto bareng Uda Tomi, Aci, dan Mike

Selain bertemu dengan Uda Tomi, aku juga berjumpa dengan Kak Nova. Kak Nova adalah seorang teman yang bertemu di acara volunteer di Jombang. Kebetulan juga kami dipertemukan kembali di circle Belajarlagi. Jadilah ketika itu Kak Nova sedang di Jogja, kami pun berjumpa.

Baca Juga  Kepergian Rina, Teman Kecilku

Akhir bulan kemudian ditutup oleh wisudanya Apin, rekan kerjaku di Belajarlagi. Aku enggak sendirian hadir di wisudaannya Apin, tapi juga bareng Anin & Ira. Sepulangnya dari wisuda, kami WFC di kafe.

Desember

Wah, akhirnya tiba juga di penghujung tahun. *menghela napas*

Menjelang akhir tahun, daganganku ditutup dengan manis melalui pesanan dua digit pertama! Aku berterima kasih banget sama seorang temanku yang memercayakanku untuk bikin hampers kantornya. Sangat menantang pesanan ini, karena waktu yang diberikan tidak banyak. Bisa dibilang, marathon banget sampai bergadangan bikin pesanan. Capek, tapi puas.

Lagi-lagi di bulan ini berjumpa dengan Aci, hahaha. Aku jadikan highlight karena Aci ngajakin makan di Kedai Terang Bintang, sebuah tempat makan yang cukup populer di Jogja tapi aku belum kesampaian makan di sana.

Udon-nya ternyata emang enak. Rasanya creamy karena sepertinya ada butter-nya. Kopi butter-nya pun juga unik dan pas di lidahku yang bukan seorang peminum kopi. Aku jadi ketagihan dengan kedai satu ini.

Another highlight sekaligus penutup di tahun ini adalah rilisnya gim Final Fantasy VII Crisis Core Reunion. Tentu saja setelah hampir semua pekerjaanku tuntas, aku membeli kaset fisiknya dan memainkan gim ini. Bahkan aku tamatkan gim-nya saat malam tahun baru~

Kucing putih berdiri di depan TV
Bermain gim saat malam tahun baru bersama Snowball

Oh iya, di penghujung tahun ini aku kembali membaca buku setelah sekian lama tidak. Buku yang aku baca sekarang adalah Atomic Habits, buku yang sangat populer. Mungkin, keputusan membaca buku ini secara tidak langsung membuatku terdorong untuk kembali produktif dan bersemangat di tahun depan. Semoga saja~

Menyambut 2023

Jika aku simpulkan, kaleidoskop 2022-ku mengalami kemajuan yang besar. Aku mulai bangkit dari perasaan dan masalah yang membuatku kurang produktif di 2 tahun belakangan ini.

Meskipun di kaleidoskop 2022 aku tetap bertemu dengan masa-masa yang membuatku jatuh, tapi aku bangga dan bahagia karena aku bisa kembali bekerja, berkebun, membaca buku, bermain gim, menyalurkan kemampuan yang aku miliki, dan kembali beraktivitas melakukan hal-hal yang aku sukai. Bagiku itu adalah pencapaian terbesarku di tahun 2022.

Aku sangat bersyukur dengan semua itu, dikelilingin dengan teman-teman yang baik, dan juga bangga dengan diri sendiri.

Melihat kaleidoskop perjalananku di 2022 kemudian membuatku menjadi semangat untuk terus melangkah menjadi lebih baik di 365 hari berikutnya. Harapanku di tahun 2023 bisa tetap selalu semangat dan bekerja lebih keras untuk meniti karir.

Terima kasih untuk perjalanan panjang di tahun 2022. Sungguh perjalanan yang hebat!

Semoga aku, kamu, dan kita semua bisa mencapai keinginan dan harapan selama 365 hari kedepan.

Sampai jumpa di kaleidoskop 2023! 🤗💖

via GIPHY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *